Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan tidak akan menerima pengunduran diri Menteri Keuangan Timothy Geithner yang banyak dikritik.
Pengunduran diri Geithner sebelumnya diajukan lantaran dia menerima banyak kritikan pekan ini atas berbagai kebijakannya. Demikian dikutip dari Reuters, Minggu (22/3/2009).
Dalam wawancara dengan jaringan televisi CBS, Obama mengatakan, jika Geithner meminta mundur, maka dirinya akan mengatakan, “Maaf kawan, Anda masih memiliki pekerjaan.”
Geithner beberapa waktu belakangan ini mendapatkan tekanan atas kegagalannya menghadang pemberian bonus bagi para karyawan American International Group (AIG) senilai USD165 juta –atau bahkan mencapai USD218 juta.
Di tengah kemarahan publik atas skandal bonus AIG dan desakan dari sejumlah anggota parlemen untuk mundurnya Geithner, Obama dengan tegas menyatakan akan tetap mempertahankan menterinya itu. Obama pun menyatakan masih memiliki kepercayaan terhadap Geithner.
Namun, sejumlah analis menyatakan hal ini bukanlah pertanda yang baik jika Obama mempertahankan menterinya itu.
Sekadar mengingatkan, sesaat setelah ditunjuk Obama sebagai menteri, Geithner dihantam oleh isu tunggakan pajak sebesar USD34 ribu pada periode 2001-2004. Geithner pernah bekerja dalam urusan hubungan internasional di departemen keuangan semasa pemerintahan Presiden Bill Clinton.
Sesudahnya, dia juga pernah menjabat sebagai presiden New York Federal Reserve Bank, dan saat itu dia telah menjadi pemain kunci dalam respons pemerintah menghadapi kehancuran sejumlah institusi keuangan, serta saat menghadapi krisis kredit dan perumahan. (jri)
Sumber: Okezone


